Loading...

Ciherang Aromatik; Unggul seperti Ciherang, Sewangi Pandanwangi

15:24 WIB | Tuesday, 28-November-2017 | Inovasi Teknologi, Teknologi | Penulis : Gesha

padi ciherang yang selama ini ditanam petani

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi Pertanian (BB Biogen) akan merilis tiga inovasi bioteknologi terbaru dari hasil karya cipta peneliti. Salah satunya varietas unggul baru tanaman padi Ciherang Aromatik.

 

 “Masing-masing inovasi bioteknologi tersebut telah melalui proses yang cukup panjang dan siap dirilis tahun 2018 mendatang,” kata Kepala BB Biogen, Ir. Mastur M.Si saat press release Inovasi Bioteknologi Unggulan Balitbang Pertanian Siap Dukung Swasembada Komoditas Prioritas, di Bogor, Selasa (28/11).

 

Varietas ini merupakan perbaikan dari varietas Ciherang yang selama ini sudah dikenal luas petani sejak tahun 2000. Varietas terbaru tersebut tahan akan penyakit dan produktivitas yang tinggi. 

 

Perbaikan varietas Ciherang ini dilakukan melalui pendekatan Bioteknologi yaitu menyilangkan dua varietas antara Ciherang dengan varietas aromatik spesifik lokasi (Mentikwangi dan Pandanwangi). Tak hanya sekedar menyilangkan, marka genetik yang terdapat dalam varietas aromatik juga dimasukkan kedalam hasil persilangan.

 

“Hasilnya didapat varietas baru dengan keunggulan sifat varietas Ciherang dan memiliki wangi aromatik layaknya varietas Pandanwangi/Mentikwangi,” kata pemulia Padi Ciherang Aromatik dari BB Biogen, Tri Joko Santoso. 

 

Soal teknik budidayanya, Tri Joko mengatakan, antara varietas Ciherang dengan Ciherang Aromatik ini tidak berbeda. Namun, berdasarkan pengujian daya hasil di Sukamandi, Subang, Yogyakarta, Muara, dan Cipanas, Ciherang Aromatik ini hasilnya lebih baik dari varietas Ciherang umumnya. 

 

“Umur panennya sama seperti Ciherang yaitu 110-112 hari dibandingkan dengan varietas Pandanwangi yang waktu panennya lebih lama 1 bulan. Jadi punya aroma seperti Pandanwangi, tapi keunggulan yang terdapat pada Ciherang tetap menonjol,” papar Tri Joko. 

 

Adapun potensi hasil dari varietas aromatik tersebut kisarannya adalah 6.28-8.83 ton GKG/ha (Silangan Ciherang-Pandanwangi) dan 6.75-8.13 ton GKG/ha (silangan Ciherang-Mentikwangi). Menariknya kadar wangi dari varietas ini sebanyak 0.8093 ppb, lebih tinggi dari Pandanwangi yang hanya 0.1956 ppb. Tri Joko mengaku VUB ini akan siap dirilis ke publik pada pertengahan tahun depan. "Kini sedang dilakukan perbanyakan varietas untuk kami siapkan dan sebarkan ke BPTP di masing-masing provinsi," tutupnya.Gsh

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162