Loading...

Latsitarda Jadi Contoh Dorongan Untuk Pembangunan Perbatasan

16:14 WIB | Thursday, 13-April-2017 | Nusantara | Penulis : Gesha

Dalam waktu dekat, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bakal kedatangan peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara. Kegiatan ini pun digadang-gadang menjadi contoh dorongan nyata pembangunan perbatasan. 

 

Setiap tahunnya, taruna TNI bersama akademi Kepolisian melakukan realisasi kurikulum latihan integrasi dalam bentuk pengabdian ke masyarakat dengan nama Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda). Tetapi, di tahun 2017 ini STPP, Praja IPDN dan Mahasiswa tingkat akhir ikut serta dalam program. 

 

"Hal tersebut bisa memperluas cakupan dan wawasan bagi taruna dengan berbagai disiplin ilmu untuk bersama sama melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkap Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Mayor Jenderal TNI (Mar) Gatot Subroto dalam pelepasan 1500 mahasiswa dan taruna peserta Latsitardanus di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (13/4).

 

Harapannya, bisa menjadi wahana integrasi generasi mudah dalam memimpin bangsa di masa depan serta menjadi media membangun masyarakat dalam wujud nyata kegiatan sosial. 

 

Dihubungi terpisah, Panglima Kodam Mulawarman IV, Mayjen TNI AD Sonhajdi menuturkan para taruna dan pembimbingnya tersebut bisa menjadi mentor bagi masyarakat di daerah perbatasan khususnya di Kalimantan Utara untuk meningkatkan kesejahteraan. 

 

"Karena memiliki tugas membantu kesulitan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan. Salah satu upaya membantu kesejahteraan masyarakat setempat melalui bidang pertanian dan juga termasuk menumbuhkan nasionalisme masyarakat di daerah perbatasan," tegasnya.

 

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Drs. Gunawan Yulianto juga menilai kegiatan ini sangatlah strategis untuk pembangunan perbatasan melalui pertanian, antara lainnya bisa mendorong dan mengoptimalkan produksi pangan di provinsi termuda di Indonesia yang sekaligus menjadi wilayah perbatasan terdepan. 

 

"Di sana taruna STPP bersama taruna TNI dan lainnya akan melakukan kegiatan integrasi program LatsitardaNus berupa kegiatan fisik di masing-masing Kabupaten/Kota. Setelah kegiatan fisik, taruna STPP mendampingi taruna akmil melaksanakan program penyuluhan ketahanan pangan kepada masyarakat kelompok tani di masing-masing kabupaten/kota," tutur Gunawan.

 

Sehingga, dengan turut sertanya STPP dalam Latsitarda bisa semakin mewujudkan lumbung pangan dari daerah perbatasan terdepan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162